#SahabatPemburuKebaikan, bukan hanya jodoh yang merupakan cerminan diri kita, tetapi sahabat dan teman juga merupakan cerminan diri kita. Dalam Islam kita dianjurkan memilih pergaulan yang baik. Hal ini pernah diungkapkan oleh Rasulullah, “Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi) Ali bin Abi Thalib juga mengungkapkan bawa seorang yang benar-benar kawan karib ialah yang menjaga kepentinganmu kala engkau sedang berada jauh darinya. Jadi, bagaimana sebaiknya memilih teman yang baik demi kebahagiaan dunia dan akhirat kita? Berikut ini 5 tips memilih teman yang baik menurut ‘Ali bin Abi Thalib : 1. Membantu Dalam Keimanan Hal terbaik yang bisa dilakukan oleh seorang teman adalah dengan membantu kamu untuk mendekat dengan Allah dan menjadi manusia yang lebih baik, begitupun sebaliknya. Hadiah yang bisa kamu berikan kepada temanmu adalah dengan membantunya meningkatkan keimanan. Ali bin Abi Thalib berkata, “Janganlah engkau merasa senang dengan banyaknya teman, selama mereka bukan orang yang baik-baik. Sebab, kedudukan teman seperti api, sedikitnya adalah kenikmatan, sedangkan banyaknya adalah kebinasaan.” 2. Mencintai Dengan Tulus Maksudnya disini bukan dengan lawan jenis yang bukan mahram ya. Yaitu teman yang mencintai kita karena Allah SWT karena ketaatan kepada syariat-Nya. Bukan karena harta, tahta, kecantikan dan hal duniawi lainnya. “Sebaik-baik teman, jika engkau tidak membutuhkannya, dia akan bertambah dalam kecintaannya kepadamu, dan jika engkau membutuhkannya, dia tidak akan berkurang sedikitpun kecintaannya kepadamu.” – Ali bin Abi Thalib. Kamu pasti ingin dicintai dengan tulus, bukan? Maka dari itu, cintailah teman-temanmu dengan tulus juga. 3. Memiliki Akhlak yang Baik Ali bin Abi Thalib mengatakan, “Seorang teman tidak bisa disebut sebagai teman sampai ia diuji dalam tiga keadaan; - Pada saat kamu membutuhkannya - Bagaimana sikap yang ia tunjukkan di belakangmu - Dan Bagaimana sikapnya setelah kematianmu.” Bersahabat dengan orang-orang yang selalu berbuat baik akan membantu kita ingin berubah menjadi orang lebih baik sama seperti dirinya. 4. Seseorang yang Berakal Memiliki teman yang bisa diajak tukar pikiran akan sangat menyenangkan. Kita bisa berdiskusi apapun yang kita inginkan, berdiskusi tentang kehidupan, seru sekali, bukan? Memiliki teman seperti ini juga sangat disarankan oleh Ali bin Abi Thalib, lho. “Dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 43) 5. Bukan Seseorang yang Fasik Carilah teman yang jauh dari kefasikan, berteman dengan orang-orang yang takut akan Allah dan senantiasa menjaga amanat. Umar bin Al Khathab radhiyallahu ‘anhu pernah berkata, “Hendaklah engkau mencari rekan-rekan yang jujur, niscaya engkau akan hidup aman dalam lindungannya. Mereka merupakan hiasan pada saat gembira dan hiburan pada saat berduka. Letakkan urusan saudaramu pada tempat yang paling baik, hingga dia datang kepadamu untuk mengambil apa yang dititipkan kepadamu. Hindarilah musuhmu dan waspadailah temanmu kecuali orang yang bisa dipercaya. Tidak ada orang yang bisa dipercaya kecuali orang yang takut kepada Allah. Janganlah engkau berteman dengan orang keji, karena engkau bisa belajar dari kefasikannya. Jangan engkau bocorkan rahasiamu kepadanya dan mintalah pendapat dalam menghadapi masalahmu kepada orang-orang yang takut kepada Allah” Itulah beberapa cara memilih teman yang baik menurut Ali bin Abi Thalib. Orang yang paling terasing ialah yang tidak mempunyai kawan karib dalam hidupnya. Semoga Allah menganugerahkan kita teman dan sahabat karib yang baik, dan jangan lupa untuk menjadi pribadi yang baik untuk teman-teman kita.